Fadhlan Ramadhan @dankums
"If you never take a risk, you will never know what changes you need to make" Paulo Coelho - The Archer DKI Jakarta Joined August 2009-
Tweets26K
-
Followers571
-
Following119
-
Likes728
Dulu ada kandidat pasangan presiden-wapres yg mau bangun 40 kota setara ultra-privileged Jakarta. Dulu terlihat tidak realistis ya, sejak ada embege, kdmp, biaya ini-itu di pemerintahan sekarang yg boros dan gak tepat sasaran, ide 40 kota setara Jakarta sangat bisa dieksekusi.
Memang harus dengan rendah hati belajar mengakui bahwa... Kita yang hidup di Jawa itu privileged. Kita yang hidup di Jabodetabek itu double-privileged Kita yang hidup di Jakarta itu ultra-privileged.
Maudy itu gak makan dari apbn. Ia cuman make lpdp yg sebenarnya juga hak dia sebagai warga negara. Terlepas dia mampu atau engga itu urusan lain. Jadi, knapa sgitunya kalian hujat orang yg gk nyari makan bukan dari apbn hanya krna opini nya gak sesuai ekspektasi kalian?
Eh Maudy STOP!!! Lu let them , let them lu pinter , lu cantik , lu laku , lu senyum dikulum komentator, Kecinkkkk masuk 2M , KITE !!!! 🤣🤣🤣 HAHAHAHA Makan cilok , Nasib ga berubah-ubah 😭 Ah pindah lagi lah ke Amerika Maudy, biar kita dapat Kerjaan Sisaan 🤣🤣😭😭 Maudy
Ini siapa sih yg dorong pengesahan UU Perampasan Aset? Ini UU yg paling gak ada faedah & berbahaya. Dengan UU Tipikor udah bs menyita aset hasil korupsi. UU TPPU jg menjerat uang kotor yg dicuci dr korupsi. UU Perampasan Aset itu yg jd sasaran MASYARAKAT SIPIL. TOLAK!!.
Kalau mau liat cara kematangan berpolitik lihatlah Gubernur NTB dan Gubernur Bali dalam membantu NTT yang terkena gempa. Mereka mendatangi Gub NTT dulu. Lalu rapat bersama di Posko. Kalau KDM datang, nampaknya sebagai content creator.
Pak dicariin pramono pak diajakin patungan TJ
KDM sudah meluncur menuju NTT untuk ikut terjun memberikan bantuan.
Jangan pakai El Niño atau kemarau sebagai kambing hitam utk kebakaran yg meluas. Ini bukan cuaca. Ini kegagalan tata kelola. Mayoritas titik panas ada di konsesi perusahaan dan kawasan hidrologi gambut. Bukan di hutan yang “tiba-tiba” terbakar sendiri. Puluhan tahun hutan dikeruk habis-habisan. Melahirkan para konglomerat terkaya di negeri ini. Masyarakatnya yang disuruh menghirup racun saat kebakaran, dan menanggung banjir saat penghujan. Ini bukan bencana alam. Ini ekosida yang dilindungi negara. kompas.id/artikel/kebaka…
Kalsel, Kalbar, dan Kalteng memang parah. Kualitas udaranya banyak yang kategori unhealthy dan sebagian very unhealthy.
Ulang tahun Indonesia kali ini dibuka dengan pertanyaan. Bagaimana kita memaknai kemerdekaan? Di bidang apa kita hari ini belum sungguh-sungguh merdeka? Dalam dua hal yang paling fundamental, pendidikan dan kepastian hukum, kita masih menyimpan banyak pekerjaan rumah. Berbagai gagasan bangsa, tapi seringkali tidak mampu terinstitusionalisasikan. Sebagian akarnya, saya kira, ada pada kecenderungan kita berdebat soal ideologi, alih-alih memastikan tata kelola yang baik. Kita selalu ingin diidentifikasi berpihak pada rakyat. Tapi keberpihakan itu sering berhenti pada simbol, belum menjadi tatanan ekonomi yang benar-benar dibangun. Ketika tata kelola dikesampingkan, yang terjadi hanyalah pengelolaan gejala: yang miskin diberi bantuan, yang menengah menyempit, dan penciptaan nilai tak kunjung tumbuh. Akar lainnya ada pada kepastian hukum. Modal, di mana pun, hanya tinggal di tempat yang aturan dan penegakannya bisa dipercaya. Singapura menarik investasi asing sekitar USD 19.338 per kapita. Indonesia hanya sekitar USD 116. Persoalannya bukan geografi atau kekayaan alam, melainkan jaminan hukum. Dan ketika modal tak masuk membangun pabrik, informalisasi menjadi niscaya. Manufaktur, tangga menuju kelas menengah, tak pernah benar-benar tumbuh. Di dunia yang makin multipolar, kita punya banyak pilihan. Tapi banyaknya pilihan tidak otomatis melahirkan kemandirian. Di sinilah kita butuh deksteritas geopolitik, kemampuan berayun layaknya swing nation. Merapat ke Tiongkok untuk teknologi, ke Barat untuk kapital ekonomi, tanpa terjebak berpindah dari satu orbit ketergantungan ke orbit yang baru. Tapi optionality itu hanya berarti kalau bisa kita terjemahkan menjadi produktivitas. Dari sekadar mengekstraksi komoditas, menuju penciptaan pengetahuan dan nilai. Dan itu berpangkal pada kualitas berpikir sebuah bangsa, yang dibentuk oleh pendidikan dan guru. Singapura merekrut guru dari 20% lulusan terbaik. Di Indonesia, median gaji guru masih jauh dari layak. Padahal 90% pembentukan otak anak terjadi sebelum usia 9 tahun. Jika imajinasi tak dipicu di usia emas itu, masa depan kognitif seorang anak jauh lebih sulit diubah. Merdeka, pada akhirnya, juga berarti pemerataan public goods. Terima kasih kepada @megainstitute untuk diskusinya. @hilmarfarid
Ada tiga kondisi tentang Asia Tenggara yang selalu menarik perhatian saya: - Pertama, bentangannya. Jarak dari ujung barat Myanmar hingga Merauke sekitar 5.000 km, kurang lebih setara Los Angeles ke Boston. Dari utara ke selatan, sekitar 4.000 km, sebanding dengan London ke Teheran. - Kedua, skalanya. Kita adalah 9% populasi dunia, dan ekonomi terbesar kelima di planet ini. - Ketiga, zamannya. Kita hidup di dunia yang kian multipolar. Tiga kondisi ini semestinya menempatkan kita di pusat percakapan global. Namun kemampuan kita menarasikan diri sendiri masih menyimpan banyak ruang untuk diperbaiki. Dan ini bukan soal yang bisa ditunda, justru karena kita hidup di dunia yang multipolar. Sebab di dunia seperti itu, posisi kita istimewa. Asia Tenggara mampu menempatkan sebuah swing region. Ini memberi kita optionality yang langka: merapat ke Tiongkok untuk sebagian kebutuhan, ke Barat untuk sebagian yang lain. Dan ini penting, karena pembangunan kita bergantung pada dua jenis modal dari dua arah berbeda: 1. Tiongkok kian menjadi penyedia modal teknologi, inovasi yang lebih terjangkau dan bisa diskalakan. 2. Barat, dengan likuiditas global yang mencapai USD 140 triliun, tetap menjadi penyedia modal ekonomi. Menjadi kebutuhan eksistensial, di tempat yang ruang fiskal dan moneter secara struktural terbatas. Ada satu anomali sejarah yang harus kita pahami. Dalam 2000 tahun, kawasan ini merupakan manifestasi dalam menjaga peace and stability. Dan jiwa perdamaian menjadi sine qua non utk menarik modal dan meningkatkan kapasitas translasi. Tapi semua ini pada akhirnya berpangkal pada satu titik yang sama: investasi di pendidikan, dan pada guru. Karena kemampuan menarasikan diri, menegakkan hukum, dan menerjemahkan optionality menjadi kemajuan yang nyata, semuanya lahir dari kualitas berpikir sebuah bangsa. Mungkin saja salah satu cara yang bisa digunakan adalah utk mengkaji ulang kedudukan ASEAN dan sedikit lebih bisa mengamanahkan (bukan hanya mengsosialisasikan) kepentingan penyelarasan kualitas pendidikan sekolah dasar dan tinggi untuk masing2 dari sebelas anggota negara ASEAN. Dan kualitas berpikir itu bisa dibentuk di ruang kelas dan, alangkah indahnya apabila, kualitas berpikir itu terbentuk dan termanifestasi di seluruh ruang yang ada – termasuk sekolah, rumah tangga, perkantoran, tempat ibadah, dan institusi sosial.
Kenceng banget ya gw liat liat konten naekin sherly Hari-hari terharu sama orang kaya yang hasil kekayaannya dari eksploitasi, emang luar biasa masokis rakyat Indonesia ini
anjirr batu nisan bu sherly ternyata udah dicetak, bahkan bakal berdampingan sama nisan almarhum suaminya setia banget sampai akhir hayat🥺 kayaknya bu sherly juga udah benar-benar siap menghadapi kematian. salut sih… keren banget. 🙏🏻
akh si brew0k kontr0l ini lagi..
bro mencoba menampar netizen nyinyir dengan FAKTA 🤣
Fun Fact Dulu IKN banyak diperdebatkan karna anggaran yg sangat tinggi. Sampai kita melihat program utama pemerintah sekarang: – IKN anggaran 2 tahun = 33 triliun – Kopdes nggaran 2 tahun = 80 triliun – MBG anggaran 2 tahun = 406 triliun Harus kita akui MBG ini memakan terlalu banyak APBN sampai membuat ekonomi kita tidak sehat 💀
dapur MBG suruh tutup semua, pak anis sedang memasak 🔥
WHOA. Dikabulkan sebagian. Still a big deal. MBG tidak bisa pakai APBN anggaran penyelenggaraan pendidikan lagi, paling lambat di APBN 2028 (karena yang APBN 2026 sudah berjalan, dan APBN 2027 sudah proses dibahas). Terima kasih mas @penduduk_lokal_ @zanatul_91 ✊🔥
Prof Juwana,Guru Besar FH UI, menangaapi wacana URI yang akan menggunakan professor dari luar negeri untuk mengajar : "emangnya proffesor dari luar negeri dengan gaji seperti kami akan betah?" "tapi jangan kemudian londo kasih remunerasi yang lebih bagus, TIDAK, SAYA TIDAK MAU KALAH SAMA MEREKA! SAYA INGIN DI DUDUKKAN SAMA DENGAN MEREKA!" DINGIN TAPI TIDAK KEJAMMMMM🥶
Diskusi seru malam ini mengenai URI Tim Pro URI : -Ngabalin (Politisi Golkar) -Ahmad Alimudin (Relawan Prabowo Gibran) -Fahd Pahdepie (Bakom RI) vs Tim Oposisi URI : -Media Askar (Celios) -Feri Amsari (Akademisi Tata Negara) -Hikmahanto Juwana (Guru Besar FH UI)
Saya ditanya: support dosen dan guru, atau bangun 30.000 MW lebih dulu? Saya pilih dosen dan guru. Sebenarnya karena satu hal: saat ini teknokrasi dan meritokrasi adalah spesies yang terancam punah. Kenapa? Kalau kita bandingkan 30 tahun terakhir, pendapatan per-kapita Tiongkok naik 10 kali lipat. Asia Tenggara hanya sekitar 2,7 kali. Ada lima atribut di balik ketertinggalan ini: (1) Kita cenderung menyeleksi talenta berdasarkan loyalitas, bukan meritokrasi. (2) Kurangnya titik temu yang optimal antara talenta dan kekuasaan. (3) Kurangnya daya saing, tercermin dari izin usaha kita yang hanya 0,3 per 1.000 orang dewasa, dibanding Tiongkok dan Singapura yang mencapai 8-10. (4) Model pembangunan yang sentripetal, menarik segalanya ke pusat, sehingga ketimpangan kekayaan dan pendapatan makin lebar dan oligarki makin difasilitasi. (5) Dan yang paling fundamental: kurangnya investasi di pendidikan. Karena tanpa reformasi untuk kepentingan gaji guru atau kompensasi, saya nggak melihat Indonesia, atau sebagian besar dari Asia Tenggara, bisa menuju ke arah keemasan. Kita harus menyadari bahwasanya IQ manusia itu bisa berkembang sampai umur 16 tahun. Tapi setelah umur 16 tahun, yang paling penting untuk mengembangkan manusia itu adalah keterbukaan. Keterbukaan itu sangat foundational untuk bisa mengkombinasikan antara kekuatan inovasi dengan kekuatan preservasi. Saat perkembangan otak seseorang tidak optimal, bisa dikompensasi dengan kualitas guru. Di sinilah benang merahnya. Kemampuan kita memilih dengan basis seleksi, bukan sekadar elektabilitas, sangat bergantung pada kemampuan kita berpikir. Kemampuan berpikir itu dibentuk oleh guru. Ini pula yang berkorelasi dengan kemampuan kita membangun ekosistem yang memadai untuk 30.000 MW. Karena tanpa kualitas guru yang membuahkan SDM yang mumpuni, sebesar apa pun kapasitas yang kita bangun, hasil jangka panjangnya tidak akan tahan lama. Dan jika resah menunggu gerakkan top-down, maka mungkin kita harus perbanyak bottom-up kan perubahan sosial ini. Perbanyak diskusi entah di tempat tongkrongan, tempat ibadah, puskesmas, atau di meja makan rumah sendiri. Dan yang kita perbanyak sebaiknya diskursus ide, bukan sekadar fenomena. Karena selama percakapan kita hanya berhenti pada sensasi dan peristiwa yang datang dan pergi, kita tidak akan pernah beranjak. Tapi ketika kita mulai membiasakan diri berdiskusi tentang gagasan, di situlah inkrementalisme kecil hari ini bisa membuahkan lompatan besar suatu hari nanti.
@LambeSahamjja Kok Menteng? Bukannya Matraman
Tadi siang habis dapat ancaman untuk menghapus postingan twit tentang Menteri PU (terlampir), dengan membuka data pribadi yang berisi alamat, NIK, TTL, data keluarga, dan lokasi terakhir gawai saya. Saya sedang draft somasi dan akan kirim balik sebagai jawaban 🙏
Dunia sedang Piala Dunia. Di kita sedang Bhayangkara Presisi vs Adhyaksa FC... Ada yang tau sudah menit ke berapa? Skornya berapa? Kira-kira siapa yang menang? Berapa kartu kuning dan kartu merah? Siapa saja yag ngegolin?
Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah 🇮🇩 tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal. Yg saya dengar, berbagai upaya gigih Iran utk mengundang Pemerintah 🇮🇩 tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri - tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita.) Akhirnya, yg hadir hanya Dubes RI di Teheran - yg dianggap oleh Teheran sbg sikap menyepelekan undangan ini, bahkan dianggap sbg tamparan. Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhtan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar dibawah) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. 🇮🇩 sbg negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yg ABSEN mengirim delegasi. Bahkan Malaysia nampak lebih bebas aktif dari Indonesia. Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai LUNTUR krn 🇮🇩 takut/sungkan thdp Amerika ? Has “FEAR” become a factor in Indonesian foreign policy ? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan MANAJEMEN sistem politik luar negeri yang penuh masalah - sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yg berani mengambil keputusan. Paling tidak 🇮🇩 bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta - tapi beliau justru keliling Asia Tengah utk kunjungan yg sifatnya rutin. Kita seakan melupakan bhw Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dgn hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi 🇮🇩 dlm acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yg sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bhw adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yg melanggar hukum dan norma internasional. Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dlm situasi yg sensitif, kita bersembunyi. Please remember : bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan Boleh dikutip.
아이유 🐱 @aghniayyu
570 Followers 901 Following
Flufffy @astkn5432
656 Followers 8K Following BTC whale🐋 1000+ B since 13) Top-tier Crypto KOL & Advisor @kucoincom | From BTC cycles to next-gen alphas $ | DM for https://t.co/2g5L6ySjvz
Jugui @Jugui03988
140 Followers 2K Following
ROHIT सवाई �... @rssb_rajsthan
591 Followers 2K Following CET, REET, पटवार, पुलिस, शिक्षक भर्ती, IA, PSI, सभी भर्ती परीक्षाओ की जनकारी और रिजल्ट अपडेट। देखने के लिए आज ही Follow करे।
gina @gina60895666421
43 Followers 2K Following
Rizky @rizkyhidayy
1 Followers 27 Following
Christine Marshall @Christirollr
2K Followers 2K Following
arumadina @arumadina
877 Followers 586 Following Sapa, Salam, Senyum ! Jangan lupa berbuat baik dan bahagia ❤ || ambivert || ● La Tahzan, Innallaha Ma'ana
SAYANG @dyahayu218
7 Followers 114 Following
SantunanBerbagi_Yatim @santunanberbagi
55 Followers 119 Following Pengurus Yayasan Baitul Yataama Fadlan
Original @AlatasAbubakar
237 Followers 542 Following
idahendayani1969 @idahendayani191
0 Followers 19 Following
jual perkakas & kolek... @Munandarlogam
2K Followers 2K Following https://t.co/IT7mKHFAUQ perkakas & koleksi senjata tajam 🔪🗡 💯% original product BERKELAS & BERKUALITAS 👌😉
M Hanif Abdillah @hanhanifu
215 Followers 387 Following beautifull life, you can imagine with hapiness
Hendra Gunawan @HendraG89875927
0 Followers 10 Following
Ilham Bayu Prabowo @ilhamiiil
443 Followers 576 Following
Nicky A.H.U @nickyannanda
42 Followers 166 Following This is the second account • Alter diary • Learning mom
Nasruddin @Nasrudd40946801
39 Followers 439 Following seorang santri,pedagang,organisatoris,praktisi pendidikan ,penggemar,Sheila on 7, AS Roma, lahir saat tanggal merah,memiliki istri 4 anak,disiplin,tanggung jawa
Sitia Lestari @SitiaLestari
66 Followers 147 Following Words are meant to be said. But what if I can't say it?
DOLITTLE @DOLITTL58338852
0 Followers 7 Following
Reenjani @ree_njani
696 Followers 1K Following #KamiOposisi yuk saling follow untuk kuatkan barisan di medsos,yg belum saya folbek kasih tau ya
Pak Artydvr @Arindra165
104 Followers 73 Following
dhe'noer @DSyahrulll
8 Followers 135 Following
Victor @VictorJevin
2 Followers 124 Following
Abdul Hadi Fakih @Abdulhadifakih
522 Followers 1K Following Nek wani ojok wedi wedi Nek Wedi ojok wani wani
Avriline Aldine @aldine_avriline
0 Followers 5 Following
Riri Ria Ananda @ririria_ananda
181 Followers 372 Following there is no GOD but ALLAH and prophet Muhammad is Allah's messanger
Jerica Meachum @Jericaoelo
10 Followers 305 Following
Jung Lammert @Jungmfvs
13 Followers 288 Following We thrive on the adrenaline rush of unconventional thinking to grow ideas that inspire change.
Concha Bostic @BosticConcha
4 Followers 56 Following
moh.vita nur adhitya @vitanuradhitya
26 Followers 94 Following
Bandung lifestyle @bdglife
11 Followers 139 Following The other side of bandung on small pieces Tag your experience #bdglifestyle to be featured Follow us on instagram : @bdglifestyle
Gita Wirjawan @GWirjawan
914K Followers 364 Following 🇮🇩 Proud Indonesian. Founding Partner, Ikhlas Capital. Chairman, Ancora Group. Visiting Scholar, @Stanford. Host & Exec. Producer, 'Endgame'.
World Economic Forum @wef
4.3M Followers 975 Following The international organization for public private cooperation. #wef26
TED Talks @TEDTalks
10.1M Followers 668 Following TED is a nonprofit devoted to the ideas shaping tomorrow. 🔴
The Economist @TheEconomist
26.3M Followers 150 Following News and analysis with a global perspective, since 1843. We’re here to help you understand the world around you. Subscribe here: https://t.co/RpUQAAnhog
Yudi Purnomo Harahap @yudiharahap46
26K Followers 8K Following Ketua Wadah Pegawai KPK 2018-2021, eks penyidik kpk, alumni FIB UI 2001, FH Unsurya, penyuka sejarah, intelijen, hukum, asli Blora & Padang Sidempuan
Langit Amaravati @eLAmaravati
23K Followers 2K Following Web developer | Book designer | Blogger | Tweeting about books & drawing. Data Science student.
Ray Dalio @RayDalio
2.5M Followers 93 Following Official account of Ray Dalio, founder of Bridgewater Associates, author of #1 New York Times bestseller 'Principles,' professional mistake maker
Reza Sudrajat @penduduk_lokal_
5K Followers 279 Following Protecting the 20% Education Mandate | ⚖️ Kanal Pengaduan Guru terkait MBG https://t.co/FmtT7t2UEj | #educationequity #righttoeducation
Harvard Business Revi... @HarvardBiz
5.6M Followers 195 Following The best ideas in business and management to help people, organizations, and economies work better.
Harvard University @Harvard
1.7M Followers 719 Following Official account for Harvard University. Devoted to excellence in teaching, learning, and research, and to developing leaders who make a difference globally.
Nello @kudanielbintik
7K Followers 5K Following I think a lot about many things in the perspective of psychology: Character of the movie, social issue, books, music, games, etc. 💛 Gak nerima konsultasi.
M. Fatahillah Akbar @mfatahilahakbar
17K Followers 1K Following dipuji jangan terbang, dihina jangan UU ITE. postingan bukan pendapat pribadi, bukan pula pendapat lembaga. jadi postingan yang bukan bukan.
Okky Madasari @okkymadasari
96K Followers 395 Following Author & Sociologist🔸OM Group @omongomongcom @omg_mystory @omenulis_🔸Management: [email protected] WA +6582260264 Buy signed books: 082220366397
Iman Zanatul Haeri @zanatul_91
28K Followers 664 Following Guru Sejarah 👨🏫| Penulis opini 📝| Narasumber Pendidikan, kurikulum dan Keguruan 🎙 | Kepala Bidang Advokasi Guru P2G
Dr. Yara Hawari د. �... @yarahawari
209K Followers 2K Following Palestinian writer & co-director for @alshabaka. Host of Rethinking Palestine podcast & author of The Stone House (She/Her). Opinions expressed are my own.
Bhagavad Sambadha @fullmoonfolks
192K Followers 3K Following I planted a forest to hide one tree. Opinion dealer at @pamitnyameeting
Logos ID @logos_id
189K Followers 467 Following Membawa filsafat, pendidikan, sejarah, dan hak asasi ke percakapan sehari-hari. 300+ kelas, 2000+ artikel, 1500+ buku langka bebas akses.
Bloomberg Technology @technology
489K Followers 287 Following News on the global tech industry Watch Bloomberg Tech weekdays on Bloomberg TV at 11 am ET Podcast: https://t.co/8kX0blvfVk Newsletter: https://t.co/CRIkTrOEKi
Brian Cox @ProfBrianCox
3.0M Followers 1K Following Professor of Particle Physics at The University of Manchester
Ardianto Satriawan @ardisatriawan
104K Followers 21K Following "Memang aturannya begitu" | "Saya dulu juga begitu" | "Dari dulu juga gitu" Warga sipil biasa
novel baswedan @nazaqistsha
244K Followers 253 Following Praktisi anti-korupsi, pemerhati masalah hukum, ketidakadilan, isu lingkungan, dan HAM.
Agus Mulyadi @AgusMagelangan
149K Followers 806 Following Penulis, blogger, netizen | Tulisan saya tidak bagus, tapi kata orang-orang, menyenangkan buat dibaca. Download ebook saya, link di bawah | 087722271000
Govinda Rumi @govoes
76K Followers 665 Following suka fotografi, traveling dan tech | ig: We.Are.Graf (wedding), govindarumi (personal)
Zahra Amalia @zahraamalias
28K Followers 502 Following PhD in Sociology @UCSanDiego • Policy Researcher • redistributive politics, social policy, poverty & development
YUDHA SI TAAT PAJAK @yudhakhel
192K Followers 990 Following Stand Up Comedian | SUCI 4 & SUC Academy | bisnis: [email protected] || 0812 8647 9401 (rahman) | owner bawang recommended
Cania Citta @cania_citta
156K Followers 911 Following
Dara Nasution @daraadindaaa
23K Followers 1K Following a strategist / prev @meta / @oxford_uni alumni
Sam Altman @sama
6.2M Followers 1K Following The mission of OpenAI is to ensure that AGI benefits all of humanity
Mira Murati @miramurati
1.0M Followers 644 Following Now building @thinkymachines. Previously CTO @OpenAI
Adam Grant @AdamMGrant
872K Followers 938 Following Organizational psychologist @Wharton. #1 NYT bestsellers: THINK AGAIN, HIDDEN POTENTIAL. Podcast: Re:Thinking. Former diver and magician.
Aurelia V @senjatanuklir
303K Followers 880 Following I write and read stuff. Tweeting random trivia no one asked for on #reistrivia | 💌 for work: DM or email [email protected]
IndoPROGRESS @indoprogress
87K Followers 1K Following Media kolektif berbasis pengetahuan ilmiah yang ditujukan untuk mengembangkan gerakan sosial berperspektif kelas di Indonesia. [email protected]
Menteri Luar Negeri R... @Menlu_RI
128K Followers 4 Following
neohistoria Indonesia @neohistoria_id
454K Followers 910 Following Memperkenalkan Sejarah dengan lebih menyenangkan! Collaboration & partnership: +62 852 2024 5796
Sammy Notaslimboy @NOTASLIMBOY
156K Followers 2K Following Software Developer, Stand-up Comedian, Writer, Host and Concerned Citizen.
Jovial da Lopez @JovialdaLopez
83K Followers 401 Following Future President of Indonesia | Jovial | @AndovidaLopez and I are #skinnyindonesian24 | Nuclear Physics UI '09 | USA, Norway, Denmark, India, Indonesia |
Dandhy Laksono @Dandhy_Laksono
344K Followers 2K Following Watchdoc, Koperasi Indonesia Baru, Buku "Reset Indonesia"
Fedi Nuril @realfedinuril
921K Followers 870 Following Pencari ilmu sejati. Business Inquiry: [email protected]
CSIS Indonesia @CSISIndonesia
36K Followers 60 Following Centre for Strategic and International Studies (CSIS) is Indonesia's oldest and leading think tank focusing on strategic political, security & economic affairs.
Historia.ID @historia_id
391K Followers 60 Following Masa Lampau Selalu Aktual. Media sejarah populer pertama di Indonesia. Kontak konten/bisnis: [email protected].
Faisal Basri @FaisalBasri
567K Followers 157 Following Kesadaran Nurani dan Akal Sehat. https://t.co/biOSaUJTyb
Ivan Lanin @ivanlanin
776K Followers 3K Following Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia dan pendiri @narabahasa












































